BLOGGER TEMPLATES AND MySpace 1.0 Layouts »

Kamis, 22 Maret 2012

KERAJAAN KUTAI

Kerajaan Kutai merupakan kerajaan tertua bercorak Hindu di Indonesia.
LEMBUSWANA

Letak Kerajaan Kutai tepatnya di hulu sungai Mahakam, Kalimantan




















YUPA
Sumber kerajaan Kutai , berasal dari tujuh buah yupa sebagai peningkatan kerajaan kutai.
Pendiri dinasti Kerajaan Kutai adalah Aswawarman yang diberi gelar Wangsakerta
Puncak keemasan Kerajaan Kutai adalah pada masa Mulawarman. Wilayah kekuasaannya meliputi hampir wilayah Kalimantan Timur pada masa kini.

Ekonomi : 
- Bertani di sawah dan di ladang ,
- Perdagangan
Sosial     : 
- Kehidupan masyarakatnya sudah teratur,
- Pada masyarakatnya, terdapat golongan Brahmana, Ksatria dan masyarakat umum.
Budaya dan Agama :
- Sudah dipengaruhi oleh kebudayaan India
- Golongan Istana, Brahmana dan Ksatria menganut agama Hindu
- Masyarakat umumnya masih menjalani adat istiadat dan kepercayaan asli mereka.

Kolom Sejarah 
Kerajaan tertua bercorak Hindu di Indonesia adalah kerajaan kutai. Kerajaan ini terletak di Kalimantan, terdapatnya di hulu Sungai Mahakam. Nama Kutai diambil dari nama tempat ditemukannya prasasti yang menggambarkan kerajaan tersebut. Nama Kutai diberikan oleh ahli karena tidak ada prasasti yang jelas menyebutkan nama kerajaan ini. Sumber sejarah yang menggambarkan pengaruh Hindu pada kerajaan ini berupa tujuh buah tiang batu seperti menhir berukuran kecil . Tiang batu tersebut disebut yupa. Diperkirakan yupa berasal dari abad ke 5-M. Pada masanya, yupa dipergunakan sebagai tempat mengikat hewan kurban yang akan dipersembahkan kepada para Dewa yang dipuja. Pada yupa, terdapat tulisan berhuruf palawa dan bahasa sansekerta. Huruf palawa  biasa digunakan oleh masyarakat India Selatan.

Selasa, 20 Maret 2012

Evaluasi Bab Hindu - Buddha

A. Pilih salah satu jawaban yang tepat

1. Bangsa yang datang ke kota Mohenjo - Daro dan Harappa yang mengembangkan agama Hindu adalah bangsa...
a. Mesopotamia
b. Mesir
c. Arab
d. Arya
e. Asia

2. Bangsa Arya datang ke Mohenjo - Daro dan Harappa melalui celah....
a. Kaiber
b. Petra
c. Munda
d. Yordania
e. Suriah

3. Gambaran mengenai kehidupan masyarakat Mohenjo - Daro dan Harappa tertulis dalam kitab....
a. Rigveda
b. Yajus veda
c. Arya veda
d. Sama veda
e. Atharva veda

4. Perkembangan kebudayaan Hindu pada awalnya terjadi di ...
a. Lembah sungai Nil
b. Lembah sungai Tigris
c. Lembah sungai Eufrat
d. Lembah sungai Indus
e. Lembah sungai Kuning

5. Pembagian Kasta di India berdasarkan pada....
a. Pembagian wilayah
b. Garis keturunan
c. Pembagian kerja
d. Aturan dalam kitab Veda
e. Aturan dari para Brahmana

6. Kasta yang bertugas mengurusi kehidupan keagamaan adalah kasta...
a. Sudra
b. Paria
c. Waisya
d. Ksatria
e. Brahmana

7. Kebudayaan Hindu merupakan perpaduan antara kebudayaan Arya dan kebudayaan....
a. Mesopotamia
b. Mesir
c. Dravida
d. Arab
e. Persia

8. Tanah milik bangsa Hindu disebut juga ....
a. Hindustan
b. Aryavarta
c. Dravida
d. Upanishad
e. Aranyakas

9. Arti dari kata "Buddha" adalah...
a. Seseorang yang telah mengerti
b. Seseorang yang telah mendapat pencerahan
c. Seseorang yang telah tersadarkan
d. Seseorang yang telah tahu
e. Seseorang yang berpengetahuan

10. Agama Buddha muncul sebagai ....
a. Hasil pola akulturasi masyarakat
b. Pelurus masyarakat yang telah hancur
c. Reaksi terhadap dominasi golongan Brahmana dalam ritual dan kepercayaan masyarakat India
d. Perwujudan Ilham dari seorang penguasa dalam tatanan masyarakat India
e. Tatanan nilai yang dinilai baik oleh masyarakat India

11. Kesempurnaan atau nirwana dalam agama Buddha dapat dicapai dengan...
a. Mengendalikan hawa nafsu dan egoisme
b. Semedi seumur hidup
c. Tidak makan dan minum
d. Berkorban
e. Melakukan pengembaraan

12. Dibawah ini tiga kumpulan tulisan Tripitaka adalah...
a. Sutta Pitaka, Vinaya Pitaka, Adhidarma Pitaka
b. Sutta Pitaka, Upanishad Pitaka, Prakrit Pitaka
c. Aranyakas Pitaka, Vinaga Pitaka, Atharua Pitaka
d. Rig Pitaka, Aranyakas Pitaka, Adhidarma Pitaka
e. Sutta Pitaka, Samsara Pitaka, Adhidarma Pitaka

13. Bagian dari Tripitaka yang merupakan kondifikasi aturan-aturan yang berkenaan dengan kehidupan pendeta adalah kitab....
a. Sutta Pitaka
b. Vinaya Pitaka
c. Abdidarma Pitaka
d. Upanishad
e. Aranyakas

14. Aliran dalam agama Buddha yang mengajarkan bahwa untuk mencapai nirwana setiap orang harus mengembangkan kebijaksaanaan dan sifat welas asih adalah aliran....
a. Hinayana
b. Udayana
c. Samsara
d. Mahayana
e. Prakrit

15. Agama Buddha mencapai kejayaannya pada masa pemerintahan
a. Chandagupta 1
b. Samudragupta
c. Ashoka
d. Asoka Gupta
e. Maurya

16. Pengaruh Hindu - Buddha di Indonesia dibawa dan disebarkan oleh para pedagang India. Teori ini dikenal dengan teori...
a. Brahmana
b. Ksatria
c. Waisya
d. Sudra
e. Paria

17. Bukti dipengaruhinya Nusantara oleh kebudayaan Hindu - Buddha adalah....
a. Digunakannya huruf Palawa di bahasa Sansekerta
b. Digunakannya huruf Palawa di bahasa India
c. Dibangunnya pusat-pusat perdagangan
d. Tumbuhnya kota-kota baru
e. Adanya sistem kasta

18. Kitab Negarakertagama adalah karangan...
a. Mpu Sendok
b. Mpu Panuluh
c. Mpu Kanwa
d. Mpu Dharmaja
e. Mpu Prapanca

19. Pengaruh Hindu - Buddha pada bidang pendidikan adalah...
a. Teknik pembangunan candi
b. Penggunaan huruf Palawa dan bahasa Sansekerta
c. Adanya perubahan pada sistem sosial
d. Banyak yang menjadi biksu
e. Pembangunan candi sebagai tempat pemujaan

20. Ciri khas bangunan asli Indonesia yang telah dipengaruhi Hindu-Buddha adalah...
a. Bentuk punden berundak
b. Pemahatan relief
c. Cerita dalam relief
d. Bentuk puncak candi
e. Perwujudan arca


B.Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan tepat !

1. Jelaskan latar belakang perkembangan agama Hindu dan Buddha di Indonesia !
2. Sebutkan beberapa perbedaan antara agama Hindu dan Buddha!
3. Apakah yang dimaksud dengan samsara?
4. Apa faktor-faktor yang melatarbelakangi mudahnya proses akulturasi budaya Hindu-Buddha dan budaya Indonesia?
5. Mengapa seni arsitektur Indonesia mudah menerima pengaruh seni arsitektur Hindu-Buddha?
6. Jelaskan pokok ajaran agama Buddha aliran Hinayana dan aliran Mahayana?
7. Mengapa agama Hindu-Buddha relatif mudah masuk ke Indonesia?
8. Jelaskan pengaruh kebudayaan Hindu-Buddha terhadap masyarakat Indonesia?
9. Bagaimana sistem dan struktur sosial pada masa kerajaan Hindu-Buddha?
10. Uraikan mengenai pengaruh budaya Hindu-Buddha di Indonesia pada bidang pendidikan?

Kamis, 15 Maret 2012

TRADISI HINDU - BUDDHA DI INDONESIA

Fakta Proses Interaksi Masyarakat Indonesia dengan Tradisi Hindu - Buddha

Masuknya agama dan kebudayaan Hindu - Buddha mempengaruhi berbagai segi kehidupan masyarakat Indonesia, diantaranya
1. Bidang Teknologi
2. Bidang Sosial
3. Bidang Politik , dan
4. Kepercayaan

1.Bidang Teknologi
Masuknya agama dan budaya Hindu - Buddha ke Indonesia juga turut mempengaruhi kecakapan masyarakat Indonesia dalam bidang pertanian. Pengelolaan sistem irigasi yang baik mulai diperkenalkan. Misalnya, terlihat dari relief candi-candi yang menggambarkan teknologi irigasi di zaman Kerajaan Majapahit.  Juga dalam bidang arsitektur di Indonesia. Bangunan candi merupakan hasil karya ahli-ahli bangunan agama Hindu-Buddha yang memiliki nilai budaya yang sangat tinggi. Contohnya : Candi Prambanan, dan Candi Borobudur.
PUNDEN BERUNDAK
Salah satu peninggalan dari agama Buddha-Hindu di Indonesia adalah bangunan candi. Bangunan candi yang memiliki ciri unik, salah satunya adalah Borobudur.
Bangunan ini berupa Punden Berundak , yang menjadi ciri khas bangunan megalitikum di Indonesia pada zaman prasejarah. Pada bangunannya, tidak terdapat ruang utama yang menjadi pusat kegiatan.
Setiap bagian Candi Borobudur menjadi penting karena menceritakan kisah tentang perjalanan manusia di dunia hingga mencapai nirwana.



2. Bidang Pendidikan
Dengan masuknya agama Hindu-Buddha, sebagian masyarakat Indonesia mulai mengenal budaya baca dan tulis. Bahasa Sansekerta dan huruf Pallawa yang digunakan dalam kehidupan sebagian masyarakat Indonesia
Dalam bidang pendidikan diterapkan pula sistem pendidikan berasrama (ashram) dan sekolah-sekolah (pasraman), khusus untuk mempelajari agama Hindu-Buddha.




Sejumlah sastrawan pada masa kerajaan Hindu-Buddha yang menghasilkan karya-karya sastra bermutu tinggi tersebut, antara lain 

1. Empu Sedah dan Mpu Panuluh (Bharatayudha)








2. Mpu Kanwa (Arjuna Wiwaha)











3. Mpu Dharmaja (Smaradhana)

4. Mpu Prapanca (Negarakertagama)
Dalam Negarakertagama, ia diperkirakan bernama Pancakarsa. Sebelum menjadi pendeta Buddha, ia bernama Winada. Prapanca hidup pada masa Jayanegara sampai Hayam Wuruk.
Ayahnya bernama Samenaku, seorang pendeta yang menjabat sebagai Dharmadyaksa Ring Kasogotasan, sebuah jabatan yang di warisi oleh Prapanca.
Tulisannya yang terkenal adalah 'Negarakertagama' tahun 1365. Kitab ini ditemukan di daerah Lombok. Menurut Krom, ini adalah penemuan penting sebagai sumber sejarah Majapahit.
Tanggapan Prapanca serta cara-cara menyusun bahan-bahan sejarah tidak jauh berbeda dengan penulis kitab lainnya.






5. Mpu Tantular (Sutasoma)











3. Bidang Sosial dan Pemerintahan
Dalam bidang sosial dan pemerintahan, pengaruh Hindu-Buddha mendorong terbentuknya kerajaan-kerajaan di Indonesia yang dipimpin oleh raja yang berkuasa secara turun-temurun.

4. Kepercayaan
Masuknya agama Hindu-Buddha mendorong masyarakat Indonesia mulai menganut agama Hindu atau Buddha. Meskipun begitu, masyarakat Indonesia tidak meninggalkan kepercayaan aslinya, seperti pemujaan terhadap arwah nenek moyang.

Selasa, 13 Maret 2012

TEORI MASUK DAN BERKEMBANGNYA AGAMA SERTA KEBUDAYAAN HINDU - BUDDHA KE INDONESIA






Proses masuknya pengaruh India ke Indonesia diperkirakan terjadi sejak abad pertama Masehi. Tentang proses ini , terdapat beberapa pendapat yang saling bertolak belakang dari para ahli sejarah.

Ada pendapat yang menganggap bahwa bangsa Indonesia bersikap pasif dan hanya menerima saja pengarruh budaya yang datang dari India.



Menurut para ahli sejarah yang mendukung pendapat ini, pengaruh budaya India yang masuk ke Indonesia melalui kolonisasi, baik secara langsung maupun tidak langsung dari bangsa India. Para ahli sejarah kemudian mengajukan tiga teori yang menjelaskan bagaimana bangsa India memperkenalkan kebudayaannya kepada Bangsa Indonesia.
Teori-teori tersebut adalah sebagai berikut :

a. Teori Brahmana (J.C.Van Leur)
Menurut teori ini Brahmana India datang ke Indonesia atas undangan para kepala suku setempat. Kaum Brahmana inilah yang menyebarluaskan ajaran agama dan budaya di Indonesia. Budaya yang mereka perkenalkan adalah budaya golongan Brahmana.






b. Teori Ksatria (F.D.K. Bosch)
Menurut teori ini, raja-raja India datang menyerang dan mengalahkan suku-suku di Indonesia.









c. Teori Waisya (N.J.Krom)
Menurut teori ini, pengaruh Hindu - Buddha dibawa dan disebarkan oleh para pedagang India yang singgah di kota-kota Indonesia. Tidak hanya itu, para pedagang India juga berasimilasi dengan penduduk setempat.







Dari ketiga teori tersebut , teori Brahmana memiliki dasar penjelasan paling kuat (J.C Van Leur). Hal ini didasarkan pada fakta-fakta bahwa kekuasaan terbesar dalam agama Hindu dipegang oleh kaum Brahmana.
Kitab Veda hanya boleh dibaca dan diajarkan oleh kaum Brahmana. Kasta lain tidak mungkin dapat menyebarkan ajaran agama Hindu. Tulisan dalam prasasti dan bangunan dalam keagamaan Hindu yang ditemukan di Indonesia berasal dari bahasa Sansekerta yang hanya digunakan oleh kaum Brahmana dalam kitab-kitab Veda dan upacara keagamaan.Oleh karena itu, penyebarluasan  agama Hindu tidak mungkin dilakukan oleh kaum Waisya yang menjadi pedagang.


Proses masuknya agama Buddha ke Indonesia ada yang melalui pendeta agama Buddha (Bikhsu). Para bikhsu itu pergi ke seluruh dunia melalui jalur perdagangan. Dengan tekun para pendeta mengajarkan agama Buddha. Terbentuklah komunitas agama Buddha di berbagai macam daerah. Akhirnya para bikhsu dari India dan dari berbagai macam wilayah saling mengunjungi. Dengan ini, tumbuh seni agama Buddha di Indonesia dan daerah-daerah di Asia Tenggara.
Agama Buddha berbeda dengan agama Hindu. Para Bikhsu agama Buddha diharuskan menyebarkan agama Buddha. Sementara itu, para Brahmana agama Hindu tidak wajib menyebarkan agama Hindu. Agama Hindu pada dasarnya bukanlah agama untuk umum.
Pandangan agama tersebut hanya mungkin dilakukan oleh golongan Brahmana. Para Brahmana diundang oleh raja-raja Indonesia. Mereka menjadi tokoh terhormat dan berpengaruh di kerajaan. Pengaruh mereka ini akhirnya menyebar ke kalangan yang lebih luas.

Siddharta Gautama

Siapakah Siddharta Gautama?

Siddharta Buddha Gautama (563-483 SM)


Nama asli Sang Buddha adalah Siddharta dengan marga Gautama dari suku Sakya. Ia adalah putra seorang raja Kerajaan Kapilavastu, yang terletak di timur laut India, dan berbatasan dengan negara Nepal.
Siddharta lahir di Lumbini pada tahun 563 SM. Ia menikah pada usia 16 tahun. Meski ia dibesarkan di istana yang mewah dan megah, Siddharta tidak pernah merasa nyaman dengan kehidupannya. Ia tahu bahwa banyak orang di luar istana yang hidup dalam kesusahan. Orang-orang kaya banyak juga yang merasa frustasi dan tidak bahagia.



Setelah anaknya yang pertama lahir, di usianya yang ke 29 tahun, Siddharta memutuskan untuk meninggalkan kehidupan dunia. Ia menjadi seorang pengembara dan meninggalkan kerajaannya, istrinya dan anak laki-lakinya. Pertama kali ia belajar menjadi orang bijak yang ada pada waktu itu. Setelah merasa cukup memiliki pengetahuan , ia tiba pada titik bagaimana memecahkan masalah ketidakpuasan manusia.
Jawaban atas segala kesulitan hidup manusia didapatinya dengan perenungan dan pergaulan dengan masyarakat. Ketika ia merenungkan permasalahan hidup manusia semalaman, ia mendapatkan jawabannya ketika fajar datang. Mulai sejak saat itu, ia menyebut dirinya Buddha atau orang yang tercerahkan.


Pokok ajarannya terangkum dalam
Empat Kebijakan Kebenaran. Yang intinya adalah
1. Hidup manusia pada dasarnya tidak bahagia
2. Sebabnya adalah rasa egois dan nafsu
3. Nafsu dan egois dapat diletakan habis jika egois dan nafsu dapat ditiadakan
4. Menimbang benar , mengingat benar dan meditasi benar


Buddha wafat pada tahun 483 SM diusianya yang ke 80 tahun. Selama sisa hidupnya setelah mendapat pencerahan , ia habiskan untuk mengajarkan apa yang menjadi pemahamannya.

AGAMA DAN KEBUDAYAAN HINDU - BUDDHA DI INDONESIA

A. LAHIR DAN BERKEMBANGNYA AGAMA DAN KEBUDAYAAN HINDU - BUDDHA





Agama dan Kebudayaan Hindu



Agama Hindu diyakini tumbuh di India sekitar 1500 SM. Dari India, agama ini menyebar ke seluruh dunia dan banyak mempengaruhi kebudayaan-kebudayaan besar dunia.
Agama Hindu tumbuh bersamaan dengan kedatangan bangsa Arya ke kota Mohenjo-Daro (Larkana) dan Harappa (Punjab) sekitar tahun 1500 SM.
Mereka datang melalui celah Kaiber dan mendesak bangsa Dravida dan Munda yang telah mendiami daerah tersebut. Orang-orang Arya membangun sistem kepercayaan dan kemasyarakatan sesuai tradisi yang mereka miliki. Orang Arya memuja banyak Dewa yang dipercayai memiliki kuasa atas segi-segi tertentu kehidupan makhluk hidup.


Pemujaan terhadap para Dewa dipimpin oleh golongan Brahmana atau Pendeta. Para Brahmana juga menulis berbagai ajaran dan ritus-ritus sebagai pedoman dalam melaksanakan upacara keagamaan. Tulisan-tulisan tersebut disatukan dalam Kitab Veda. Kitab Veda terdiri dari empat bagian
1. Reg-Veda, merupakan kitab tertua dan ditulis diantara tahun 1500 dan 900 SM
2. Yajur-Veda, berisi pedoman pengorbanan
3. Sama-Veda, berisi pedoman zikir dan puji-pujian
4. Atharva-Veda, kumpulan mantra-mantra gaib

Dalam agama Hindu, terdapat pembagian kasta masyarakat berdasarkan pembagian tugas atau pekerjaan. Kasta tersebut dari tertinggi adalah :
a. Brahmana, mengurus kehidupan keagamaan
b. Ksatria, berkewajiban menjalankan pemerintahan termasuk pertahanan negara
c. Waisya, berdagang, bertani dan berternak
d. Sudra, pekerja atau pelayan

Dalam perkembangan selanjutnya, terjadi perpaduan antara budaya Arya , budaya Dravida , dan budaya Munda yang kemudian disebut Kebudayaan Hindu (Hinduisme).


Daerah perkembangan pertamanya terdapat di lembah Sungai Gangga, yang disebut Aryavarta (Negeri Bangsa Arya) dan Hindustan (Tanah Milik Bangsa Hindu).




AGAMA DAN KEBUDAYAAN BUDDHA


Agama Buddha pertama kali tumbuh di India, tepatnya di India bagian timur laut sekitar tahun 500 SM.
Diajarkan oleh Siddharta Gautama yang dikenal sebagai Buddha (seorang yang telah mendapatkan pencerahan)
Agama Buddha muncul sebagai reaksi terhadap golongan Brahmana dalam ritual keagamaan.










Keseluruhan ajaran agama Buddha dibukukan dalam Kitab Tripitaka, yang terdiri dari tiga kumpulan tulisan, yaitu :
1. Sutta (Suttanata) Pitaka, kumpulan khotbah
2. Vinaya Pitaka, aturan-aturan yang berkaitan dengan kehidupan pendeta
3. Abhidharma Pitaka, berisi filosofi, psikologi, klasifikasi dan sistemasi doktrin.

Dalam perkembangannya, agama Buddha pecah menjadi aliran, yaitu
1. Aliran Hinayana, mengajarkan bahwa untuk mencapai nirwana sangat tergantung kepada usaha diri sendiri  melakukan meditasi.
2. Aliran Mahayana,  mengajarkan bahwa untuk mencapai nirwana, setiap orang harus mengembangkan kebijaksanaan dan sifat welas asih (belas kasih)


Perkembangan agama Buddha di India mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan Raja Ashoka dari Dinasti Maurya (273-232 SM). Pada pemerintahannya, Raja Ashoka menetapkan agama Buddha sebagai agama resmi negara.
Agama Buddha kemudian dengan cepat berkembang dan diterima oleh masyarakat India. Hal ini terutama disebabkan oleh bahasa yang digunakan Buddha dalam penyampaian ajarannya, yaitu Bahasa Parkit (bahasa yang digunakan rakyat sehari-hari), bukan bahasa Sansekerta yang hanya dimengerti oleh kaum Brahmana.
Selain itu, agama Buddha bersifat non-eksklusif. Artinya, agama Buddha bisa diterima siapa saja dan tidak mengenal pembagian masyarakat atas kasta-kasta. Agama Buddha juga tidak mengenal perbedaan hak antara pria dan wanita.




Berbuat baiklah kepada Musuh-Mu, 
Niscahya dia akan menjadi sahabat / teman yang paling setia







Minggu, 04 Maret 2012

IMAN KEPADA QADA DAN QADAR

A. Tanda-tanda Iman Kepada Qada dan Qadar

1. Pengertian Qada dan Qadar
a. Qada ialah : ketetapan Allah terhadap Makhluk-Nya atas segala sesuatu yang akan terjadi sejak zaman azali.
b. Qadar ialah : perwujudan dari Qada (ketetapan) Allah atas segala sesuatu yang terjadi pada makhluk-Nya. 
                        Dengan kata lain qadar adalah qada Allah yang telah terjadi.
Qada dan Qadar merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan, sebab yang satu ibarat rencana sedang yang lainnya merupakan implementasi (perwujudan) dan rencana tersebut. Apa yang telah ditetapkan dalam qada Allah, dapat diwujudkan atau tidak melalui qada atau takdir-Nya.

Takdir Allah dibedakan menjadi 2 macam
a. Takdir mubram : qada dan qadar Allah yang tidak bisa diubah lagi , contohnya : kematian , jenis kelamin, hari kiamat,dll.
b. Takdir Muallaq : qada dan qadar Allah yang masih bisa berubah. tergantung ikhtiar dan usaha seseorang.
Contoh : a. ingin pandai,usahanya rajin belajar
              b. ingin kaya, usahanya rajin bekerja
Ketentuan Allah SWT yang terdapat di ala, raya yang bersifat tetap atau tidak berubah, yang disebut sunatullah. Sunatullah dibedakan menjadi 2 :
a. Sunatullah yang tertulis dalam Al-Qur'an disebut ayat Qauliyah
b. Sunatullah yang digelar dalam alam raya disebut ayat Kauniyah



2. Pengertian Beriman Kepada Qada dan Qadar

         Iman kepada qada dan qadar (takdir) artinya percaya bahwa tiap-tiap yang telah, sedang, dan akan terjadi terhadap diri kita semata-mata merupakan ketentuan Allah yang telah ditetapkan sebelumnya.
Hukum beriman kepada qada dan qadar adalah Fardhu'ain, tidak mempercayainya dianggap 'Murtad'. iman kepada qada dan qadar hendaknya memberikan dorongan agar kita giat belajar, bekerja dan berdo'a serta mawas diri (Berhati-hati) , karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi.
        Qada dan qadar merupakan rahasia Allah dimana manusia harus memahaminya, walaupun kadang tidak sesuai dengan harapan kita.
        Meskipun segala sesuatu  telah ditentukan oleh Allah, manusia tidak boleh malas, menyerah pada nasib, apalagi putus asa. Karena manusia itu tidaklah 'Mutlak Musayyan' (dipaksakan oleh kekuatan Allah) atau 'Mukhayyan' (diberi kebebasan untuk menentukan pilihannya sendiri)

3. Dalil Naqli tentang Qada dan Qadar

a.  Q.S. Al Qamar ayat 49
b.  Q.S. An Nisa ' ayat 78
c.  Q.S. Al Hadid ayat 22

4. Tanda-tanda Kelemahan kepada Qada dan Qadar
di antara tanda-tanda keimanan kepada qada dan qadar antara lain
a. Selalu bersikap mawas diri
b. Selalu bersikap kerja keras, bersemangat maju, dan sukses.
c. Selalu menghindari sikap sombong dan takabur
d. Selalu bersikap berani berbuat berani bertanggungjawab
e. Menyadari bahwa segala sesuatu berasal dari Allah dan akan kembali kepada Allah pada saat yang telah
    ditentukan
f. Menyadari bahwa segala apa yang diperoleh dan dialami manusia berupa nikmat atau musibah merupakan
    ketentuan kehendak Allah.

Meskipun segala sesuatu telah ditetapkan Allah, namun manusia mempunyai kewajiban berikhtiar dan bertawakal kepada Allah SWT.

Ikhtiar adalah : berusaha dengan sungguh-sungguh dan tidak mengenal putus asa. 
Tawakal adalah : berserah diri kepada Allah setelah berikhtiar.

Hubungan antara Ikhtiar dan Tawakal sangatlah erat, keduanya tidak dapat dipisahkan pada diri seorang mukmin. Tidaklah seseorang itu dikatakan tawakal bila tidak mau berikhtiar. Jadi letak tawakal adalah : Setelah berikhtiar atau berusaha.
Rasulullah SAW, pernah bersabda yang artinya
"Ikatlah kambing-kambingmu , kemudian bertawakallah kepada Allah"

Keadaan seseorang tidak akan berubah hanya dengan berpangku tangan saja. Firman Allah :
a. Q.S Ar-Rad ayat 11
b. Q.S At Taubah ayat 105


B. HIKMAH BERIMAN KEPADA QADA DAN QADAR

Beriman kepada qada dan qadar mengandung hikmah yang besar bagi pelakunya, antara lain :
a. Melatih diri untuk senantiasa bersyukur dan bersabar
b. Menjauhkan diri dari sifat sombong dan putus asa
c. Memupuk sikap optimis dan giat bekerja
d. Menenangkan jiwa
e. Sumber motivasi untuk meraih kemajuan
f. Meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT
g. Menumbuhkan kesadaran bahwa alam semesta dan segala isinya berjalan sesuai dengan ketentuan Allah
h. Menumbuhkan sikap dan perilaku terpuji menghilangkan perilaku tercela


(SEMOGA BERMANFAAT TEMAN ^_^ , ALLAH BLESS YOU)