BLOGGER TEMPLATES AND MyYearBook Layouts »

Sabtu, 12 November 2011

Kamus Geografi

GLOSARIUM

Akuifer : batuan lolos air yang banyak mengandung air

Benua Gondawana : Benua di bagian selatan, termasuk didalamnya bagian-bagian dari Amerika, India, Afrika, dan Antartika sekarang.

Botani : cabang biologi tentang kehidupan tumbuh-tumbuhan atau ilmu tentang tumbuh-tumbuhan.

Debit : Volume air yang mengalir dari suatu saluran per satuan waktu

Denudasi : pengikisan lapisan atas permukaan tanah yang disebabkan oleh hujan, angin dan salju sehingga kesuburan tanahnya menjadi hilang

Determinis : Orang yang menganut paham determinisme, yaitu paham yang menganggap suatu kejadian atau tindakan, baik yang menyangkut jasmani maupun rohani merupakan konsekwensi kejadian alam sebelumnya dan ada diluar kemauan

Diastropisme : proses perubahan letak bagian-bagian kerak bumi karena pengangkatan, penurunan, retakan dan patahan

Doldrum : Daerah tekanan rendah disekitar khatulistiwa memiliki udara panas selalu naik dan jarang angin

Erupsi : meletusnya gunung berapi dengan mengeluarkan bahan padat, cair atau gas

Esensial : Perlu sekali, mendasar atau hakiki

Fenomenal : Luar biasa atau hebat

Filamen : Benda yang berbentuk seperti benang yang tipis

Geografi : Ilmu yang mempelajari bentang lahan fisik dan bentang lahan manusia serta interaksi keduanya

Geografi Fisik : Ilmu yang mempelajari kenampakan fisik alam di bumi dan perubahan kenampakan fisik alam sepanjang waktu

Gletser : Lapisan es diatas salju yang bergerak turun perlahan-lahan dan menjadi cair

Global : Secara umum dan keseluruhan , secara bulat , secara garis besar

Gumuk Pasir : Bukit pasir

Hidrolisis : Pemecahan senyawa kimia melalui penambahan air

Holistis : Hubungan dengan sistem keseluruhan sebagai suatu kesatuan lebih daripada sekedar kumpulan bagian

Interelasi : Hubungan satu sama lain

Intervensi : Campur tangan dalam perselisihan dua pihak

Klasik : Bersifat seperti seni klasik, sederhana,serasi, dan tidak berlebihan

Komparatif : Berkenaan atau berdasarkan perbandingan

Komponen : Bagian dari keseluruhan

Kondensasi : Proses perubahan dari uap air menjadi air dalam bentuk hujan atau salju

Konduksi : Hantaran dari bagian benda ke bagian benda yang lainnya

Konservasi : Pemeliharaan dan perlindungan sesuatu secara teratur untuk mencegah kerusakan serta kemusnahan dengan jalan pengawetan

Kosmografi : Pengetahuan tentang seluruh susunan alam

Kontemporer : Pada masa kini atau dewasa ini

Kontinu : Berkesinambungan , berkelanjutan atau terus menerus

Konservasi : Gerak udara,air, atau cairan lain dengan arah vertikal atau peristiwa pergerakan benda cair atau gas karena perbedaan suhu dan tekanan

Korologi : Pengkajian persebaran mahluk hidup secara geogrfis

Kosmis : Mengenai kosmos (semua yang ada) berhubungan dengan jagat raya

Kultur : Kebudayaan

Lahan : Suatu daerah di permukaan bumi yang meliputi atribut statik, siklik, dan biosfer yang ada diatas dan dibawah permukaan bumi, penduduk , aktivitas masa lalu, masa sekarang, dan pengaruhnya di masa depan

Lereng : Bagian yang miring disebuah gunung, bukit, pegunungan, dan perbukitan

Lempeng : Bagian kulit bumi yang hampir teger, tetapi masih bergerak

Magma : Bahan batuan cair pijar yang terdapat sangat dalam di perut bumi

Oksidasi : Penguraian mineral yang mengandung logam oleh O2  dan menimbulkan karat yang merupakan satu bentuk pelapukan kimia

Orbit : Jalan yang dilalui oleh benda langit dalam peredarannya mengelilingi benda langit lain yang lebih besar gaya gravitasinya

Paradigma : Model dari teori ilmu tertentu atau kerangka berpikir

Prekambium : Periode paling tua dari empat zaman geologis yang ada

Relief : Perbedaan ketinggian pada bagian permukaan bumi

Saluran Drainase : Tempat yang mengalirkan air dapat berupa selokan, parit atau pipa-pipa yang ada dibawah permukaan tanah

Siklus : Putaran rangkaian kejadian yang berulang-ulang secara tetap dan teratur

Skeptis : Kurang percaya atau ragu-ragu

Tata Surya : Kumpulan planet yang mengelilingi matahari

Teori : Pendapat yang dikemukakan sebagai keterangan mengenai suatu peristiwa

Topografi : Wujud permukaan bumi seperti relief, letak pantai, sungai,danau, dan jalan raya

Turbulensi : Gerak bergolak tidak teratur yang merupakan ciri gerak zat cair

Unsur Hara : Bagian terkecil dari suatu benda yang berupa zat yang diperlukan tumbuhan atau hewan untuk pertumbuhan, pembentukan jaringan, dan kegiatan hidup lainnya, diperoleh dari bahan mineral, misalnya zat putih telur, zat arang, vitamin , serta mineral

Vulkanis : Mempunyai sifat gunung berapi

Vulkanisme : Berkaitan dengan kegunungapian


Borobudur : Kamadhatu, Rupadhatu, Arupadhatu


Ketiga tingkatan spiritual dalam kosmologi Buddha :



Kamadhatu

Bagian kaki Borobudur melambangkan Kamadhatu, yaitu dunia yang masih dikuasai oleh kama atau "nafsu rendah". Bagian ini sebagian besar tertutup oleh tumpukan batu yang diduga dibuat untuk memperkuat konstruksi candi. Pada bagian kaki asli yang tertutup struktur tambahan ini terdapat 160 panel cerita Karmawibhangga yang kini tersembunyi.

Rupadhatu


Empat undak teras yang membentuk lorong keliling yang pada dindingnya dihiasi galeri relief oleh para ahli dinamakan Rupadhatu. Lantainya berbentuk persegi. Rupadhatu adalah dunia yang sudah dapat membebaskan diri dari nafsu, tetapi masih terikat oleh rupa dan bentuk. Tingkatan ini melambangkan alam antara yakni, antara alam bawah dan alam atas. Pada bagian Rupadhatu ini patung-patung Buddha terdapat pada ceruk atau relung dinding di atas pagar langkan atau selasar.  Pada pagar langkan terdapat sedikit perbedaan rancangan yang melambangkan peralihan dari ranah Kamadhatu menuju ranah Rupadhatu; pagar langkan paling rendah dimahkotai ratna, sedangkan empat tingkat pagar langkan diatasnya dimahkotai stupika (stupa kecil). Bagian teras-teras bujursangkar ini kaya akan hiasan dan ukiran relief.


Arupadhatu













Berbeda dengan lorong-lorong Rupadhatu yang kaya akan relief, mulai lantai kelima hingga ketujuh dindingnya tidak berelief. Tingkatan ini dinamakan Arupadhatu (yang berarti tidak berupa atau tidak berwujud). Denah lantai berbentuk lingkaran. Tingkatan ini melambangkan alam atas, di mana manusia sudah bebas dari segala keinginan dan ikatan bentuk dan rupa, namun belum mencapai nirwana. Pada pelataran lingkaran terdapat 72 dua stupa kecil berterawang yang tersusun dalam tiga barisan yang mengelilingi satu stupa besar sebagai stupa induk. Stupa kecil berbentuk lonceng ini disusun dalam 3 teras lingkaran yang masing-masing berjumlah 32, 24, dan 16 (total 72 stupa). Dua teras terbawah stupanya lebih besar dengan lubang berbentuk belah ketupat, satu teras teratas stupanya sedikit lebih kecil dan lubangnya berbentuk kotak bujur sangkar. Patung-patung Buddha ditempatkan di dalam stupa yang ditutup berlubang-lubang seperti dalam kurungan. Dari luar patung-patung itu masih tampak samar-samar. Rancang bangun ini dengan cerdas menjelaskan konsep peralihan menuju keadaan tanpa wujud, yakni arca Buddha itu ada tetapi tak terlihat.
Tingkatan tertinggi yang menggambarkan ketiadaan wujud yang sempurna dilambangkan berupa stupa yang terbesar dan tertinggi. Stupa digambarkan polos tanpa lubang-lubang. Di dalam stupa terbesar ini pernah ditemukan patung Buddha yang tidak sempurna atau disebut juga Buddha yang tidak rampung, yang disalahsangkakan sebagai patung 'Adibuddha', padahal melalui penelitian lebih lanjut tidak pernah ada patung di dalam stupa utama, patung yang tidak selesai itu merupakan kesalahan pemahatnya pada zaman dahulu. Menurut kepercayaan patung yang salah dalam proses pembuatannya memang tidak boleh dirusak. Penggalian arkeologi yang dilakukan di halaman candi ini menemukan banyak patung seperti ini. Stupa utama yang dibiarkan kosong diduga bermakna kebijaksanaan tertinggi, yaitu kasunyatan, kesunyian dan ketiadaan sempurna dimana jiwa manusia sudah tidak terikat hasrat, keinginan, dan bentuk serta terbebas dari lingkaran samsara.

Kamis, 10 November 2011

The Goose Girl



Setting 1
Istana  Princess
Narrator :
There  was  once  upon a time an old queen whose  husband  has been dead for many year and she had a beautiful daughter. She was ebgaged to a prince who lived at great distance. When the time came for her to be married, and she had to journey forth into the distant kingdom. The aged queen packed and gave her a maid – in – waiting also. She provided each of them a horse the princess horse was called fallada and could speak.
Aged Queen :
“Oh my daughter take care your self and be care full on the journey maid waiting and your horse Falada will company you in the journey.”
Princess :
“I Will take care my self there maid waiting and falada with me”
Anged Queen :
“Maid waiting please take care my daughter”
Maid Waiting :
“Of course my queen”
Anged Queen :
“You and fallada take care princess”
Fallada :
“Of course my queen”
Anged Queen :
“Bye bye my princes”



Setting 2
Di perjalanan (sungai) Narrator in the journey
Princess :
“I Fill very thirsty. Dismount and take my cup which you have brought with you for me, and get me some water from the strean for I should like to drink.”
Maid waiting :
“If you are thristy. Get off you horse yourself and lie down and drink out of the water . I don’t choose to be your servant.”
Princess :
“I ok right now we can countinue our journey”
Maid Waiting  :
“Stop I don’t ride your horse. Fallada is more suitable for me and my horse will do for you.”
Princess :
“Why ? Fallada is my horse”
Maid waiting :
“Why not?  I can do anything in here you are alone nothing the queen whose proteeted you right now”
Princess :
“Why you do this to me? I never do something bad to you”
Maid waiting :
“Whatever. Now take off your royal robes”
Princess :
“For what?”
Maid waiting :
“Just give it to me! And you must promise not to say a word about the matter when we reached the palace if you do that I would have been killed you on the spot. And you too horse!”


Setting 3 :
Istana Princess :
Narator : “They entered the royal palace”
Queen :
“The cam my son, looked there”
Prince :
“is that the one will be I married”
Queen :
“not her but the other one who ride while horse. She is only the waiting maid”
Prince :
“I thought her she have something special”
Queen :
“don’t say like that. You must accept your bride. How see look like”
Prince :
“Yes mother”
Queen :
“how are you princess? How about your journey you must be very tired”
Maid waiting (False bride):
“I’m oke my queen”
Queen :
“who is she?”
Maid waiting (False bride) :
“she is only maid in waiting”
Queen :
“oh my dear. I think you must be tired too waiting maid I will give you something to work at, tending the geese and you can rest there. Do you want?”
Princess (True bride) :
“Of course my queen I will do that with all my heart”
Queen :
“Oke will be with a boy called Conrad he will meet you tomorrow now you can rest  in the palace”
Princess :
“Thank you my queen. I will go now.”
Maid waiting (False bride) :
My queen I will go to my room. Good night, waiting maid follow me!”
Princess :
“Good night my queen”
Queen :
“Good night”
Narrator :
“in the morning”
Maid waiting (false bride) :
“I want you to let slaughterer cut of my horse”
Prince :
“why? That’s your horse”
Maid waiting (False bride) :
“I have very bady journey because that horse”
Prince :
 “Oke I will do that. If that your wise”



Setting 4
Gerbang Istana
Princess :
“Where we want to go?”
Conrad 1 :
“in the field out of the town”
Princess :
“Concard 2 do you want to do something for me. I will pay you. Do you heard that princess cut off her horse head I want you to make princess horse head to nailed it fast beneath the gave way.”
Concard 2 :
“Oke, that is easy”
Narrator : “Then"


Setting 5
Gerbang Istana  (Ada kepala fallada)
Princes :
“Alas, fallada, hanging there”
Fallada (Horse) :
“Alas, young queen how will your fare. If this your mother know here would break in too. Fallada I must go I will be back soon to meet you”
Fallada :
“I’m ok in here my princss you can bade anytime”
Princess :
“bye fallada”
Concard 1 :
“maid waiting hurry up!”
Princess :
“yes Conrad”

LADANG
Narrator :
“They had come to the meadow she sat down and unbourd her hair which was like pure gold Conrad saw it and wanted to pluck out a few hairs”
Princess :
“la la la la aaaaaaaaaaaa (she sang a song) came such a violent void”
Conrad :
“May hat (blew conrads hat a cross country)”
Narrator :
‘there too things happened again the next day”
Setting 6
Istana
Conrad 1 :
“oh..my queen I wanna tell you something about a maid in waiting. I wouldn’t hend the geese with the girl anylonger”
Queen :
“why? What happened with her”
Conrad 1 :
“she do something strange, she talk to horse head then when she sang a song came such a violent wind”
Queen :
“Are you sure Conrad?”
Conrad 1 :
“Yes, my queen. This my secondly I secing her to do something like that”
Queen :
“You can go, and call the waiting maid for me?”
Conrad 1 :
‘Yes mam”


Setting 7
Dapur (kompor)
Queen :
“Why you do all these things?”
Princess :
“What do you mean my queen?”
Queen :
“Don’t pretended you didn’t know I  heard what did you do to condrad’s hat”
Princess :
“this in no my fault”
Queen :
“and you can tell me. What is the reason?”
Princess :
“I may not tall that, and I dare not lament my sorrows to any human being for I have sworn not to do so by the heaven  which is above me if I had not don’t that I should have lost my life”
Queen :
“if you will not tell me anything tell your sorrows  to the iron stove there”
Princess :
“Forgive me my queen don’t do that to me please…help….”
Queen :
“I will go”
Princess :
“stop I will tell and let me free. Here I’am deserted by the whole world, and yet I’m making’s daughter, and a false waiting maid has compelled me to put off my royal apparel, and she has taken my place with my bridegroom, and I have to perfom menial service as a goose girl. If this my mother knew her heart would break in two”

Queen :
‘you’re the real princess”
Princess :        
“yes my queen”
Queen :
“I know something with the false bride. I will punish her now you can follow me to the place we need to tell my son”
Princess :
“yes , my queen”

Setting 8
Istana
Queen :
“ my son I want tell something to you the one who came pretendent to be princess is only a maid waiting”
Prince :
“what is true”
Queen :
“this is the real princess. She is the true one was standing there as the former grose girl”
Prince :
“I know what is the one. When she cam for the first time in here. I’m sorry my princss. I cant do anything for you”
Princess :
“That is ok my prince”
Prince :
“I cant blame my mother because she cant know about all this matter. That maid waiting very bad. I will punishit her”
Princess :
“the most important is I’m here right. Beside you and forget all about this”
Queen :
“now prince and princess both of you can together forever. I’m glad this all over with happeness”
Narattor :
“not along after this, the young king married his true bride and both of them reigned over their kingdom in peace and happiness. And for the false bride she was sentenced to death because of what she had done”



Kompleks Candi Prambanan

Komplek Percandian Prambanan







Lokasi
Candi Loro Jonggrang bisa disebut dengan nama Candi Prambanan. Candi ini berada pada perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dengan Provinsi Jawa Tengah. Di Candi Perambanan ini berdiri di sebelah timur Sungai Opak yang berada di Jl.Raya Yogya-Solo.

Asal Usul Nama Prambanan
Karena candi ini sangat berkaitan dengan nama ‘Loro Jonggrang’ putrid dari Prabu Boko.

Sejarah
Candi Prambanan ini termasuk kategori Candi Hindu , yang dibangun pada pemerintahan Dinasti Sanjaya. Candi Prambanan ini dibangun oleh Rakai Pikatan. Karena di komplek Candi ini terdapat tulisan nama ‘Pikatan’. Dan kemudian diselesaikan oleh Rakai Balitung . Candi Prambanan ini termasuk dalam Kerajaan Mataram. Dan Kerajaan Mataram ini berpindah ke Jawa Timur , karena terjadinya Gempa Bumi dan Gunung Merapi yang meletus pada waktu itu. Dan saat itu Candi Prambanan runtuh dan yang tersisa hanya puing-puing batu yang berserakan.

Deskripsi Bangunan
Komplek percandian prambanan terdiri atas latar bawah , latar tengah , dan latar atas. Secara keseluruhan terdapat 240 candi. Deret pertama terdapat Candi Siwa, Candi Wisnu dan Candi Brahma. Deret kedua yaitu Candi Nandi, Candi Angsa, Candi Garuda.Diujung lorong yang memisahkan kedua deret Candi tersebut adalah Candi Apit. Delapan Candi lainnya lebih kecil. Empat diantaranya terdapat candi kelir dan candi lainnya disebut candi sudut.

Candi Siwa






Dinamakan Candi Siwa Karena didalamnya terdapat Arca SIWA MAHADEWA yang merupakan Candi terbesar diantara Candi Wisnu, dan Candi Brahma. Dibagunan ini terdapat 3 bagian . bagian yang pertama adalah ‘Dunia Bawah’ , tempat manusia memiliki hawa nafsu. Bagian kedua adalah Tubuh Candi menggambarkan ‘Dunia Tengah’ tempat manusia yang telah meninggalkan keduniawian. Dan yang ketiga bagian atap , menggambarkan ‘Dunia Atas’, tempat para dewa. Arca Siwa Mahadewa paling terkenal dan dianggap paling tinggi , karena ada yang menghormatinya sebagai mahadewa. Dikaki arcaterdapat batu bundar menyerupai bentuk bunga teratai. Arca ini menggambarkan raja Balitung.
Ciri-Ciri Dewa Siwa adalah : tengkorak diatas bulan sabit pada mahkotanya, mata ketiga pada dahi, bertangan 4 berkalungkan ular, kulit harimau dipinggang serta senjata Trisula , tangan-tangannya memegang kipas, tasbih , tunas bunga teratai dan benda bulat seperti alam semesta ,

Arca Ganesha
Arca ini berwujud kepala gajah bertangan 4 yang sedang berduduk dengan perut gendut. Tangan belakangnya memegang tasbih dan kapak, sedangkan tangan depannya memegang patahan gadingnya sendiri dan sebuah mangkuk. Ujung belalainya dimasukkan ke dalam yang menggambarkan bahwa ia tidak pernah puas meneguk ilmu pengetahuan . Ganesha menjadi lambing kebijaksanaan dan ilmu pengetahuan . Ganesha adalah anak Siwa dan Uma, istrinya.

Arca Durga atau Loro Jonggrang





Arca ini berwujud wanita bertangan 8 yang memegang : Cakra, gada, anak panah, ekor banteng, sankha, perisai, busur, panah, dan rambut berkepala raksa asura. Ia berdiri diatas banteng Nandi dalam sikap ‘Tribangga’ (3 gaya gerak yang membentuk 3 lekukan tubuh) . durga berhasil mengalahkannya dan menginjaknya sehingga dari mulutnya keluar asura.  Durga adalah dewi kematian. Dewi durga adalah istri dewa siwa.


Candi Brahma



Arca brahma berkepala 4 dan berlengan 4 . salah satu tangannya memegang tasbih yang satunya memegang ‘kamandalu’ tempat air.  Keempat wajahnya menggambarkan kempat kitab suci weda yang masing-masing menghadap keempat arah mata angin. Sebagai pencipta ia mambawa air , dan tasbih menggambarkan waktu. Juga terpahat relief lanjutan cerita Ramayana .

Candi Wisnu


Arca wisnu bertangan 4 yang memegang gada , cakra, tiram. Pada dinding langkan terpahat relief cerita kresna sebagai ‘avatara’  atau penjelmaan wisnu dan balarama (baladewa) kakaknya.

Candi Nandi
Didalam candi nandi terdapat arca dewa Candra. Candra yang bermata 3 berdiri diatas kereta yang ditarik 10 ekor kuda . surya berdiri diatas kereta yang ditarik oleh 7 ekor kuda. Namun candi ini sudah runtuh
Candi Angsa
Hanya dipakai untuk kandang angsa hewan yang biasa dikendarai oleh Dewa Brahma.
Candi Garuda
Didalam satu-satunya ruangan yang ada terdapat arca kecil yang berwujud seekor naga. Garuda adalah kendaraan Dewa Wisnu.
Candi Apit
Candi ini berfungsi untuk semedi sebelum memasuki candi induk.
Candi Kelir
Candi ini tidak mempunyai tangga masuk. Fungsi sebagai penolak bala
Candi Sudut
Ukuran candi-candi ini sama dengan candi kelir.


Drama Jika Aku Menjadi

Setting 1
Sebuah tempat yang kotor berantakan banyak sampah bertebaran.
(Sebuah lagu yang menggambarkan orang susah yang menjalani kehidupannya dengan berat)
Tempak keluarga sedang berdebat didalam rumah.
Ibu         : “Bapak,mana uang hari ini ? Lihat beras kita sudah tidak cukup member makan ke 4 anak kita”
Bapak    : “Ibu jangan bisanya ngomel-ngomel aja. Bapak juga cape , tiap hari keliling kota mencari plastik
                    Dan kardus bekas. Bapak sudah berusaha,bu.”
Ibu         : “Mana hasilnya? Mana ? lihat dede, wajahnya tidak menggambarkan anak umur 6 tahun”
Bapak    : “Maafin bapak bu”
(Sebuah lagu yang menggambarkan usaha yang besar tetapi tidak membuahkan hasil)  
Sulung  : “Bapak…dede nangis , katanya laper”
Bapak    : “ Sebentar teh, bapak pergi cari uang dulu. Teteh tenangin dede dulu sampai bapak pulang”
Sulung  : “Iya pak”
(Bapak pun pergi membawa karung dan sebuah kayu)
Sulung  : “Ya Allah, berilah kami rizki, jangan biarkan kami mati kelaparan…”
(Sebuah lagu menggambarkan permintaan kepada Tuhan)

Setting 2
Keesokan harinya, di kampus tampak 4 orang mahasiswa sedang berbincang-bincang.
Mahasiswa 1      : “ (Nama mahasiswa 2) , loe kemarin dapat tugas dari pak kardi gak?”
Mahasiswa 2      : “ Gak tuh, emang kenapa?”
Mahasiswa 1      : “ Kemarin gue dikasih tugas bikin makalah gitu. Makalah semester kemarin gue gak
                                     Lulus pelajarannya dia, jadi gue disuruh penelitian ketempat kumuh. Sial banget!”
Mahasiswa 3      : “ Malang nian nasib loe…”
Mahasiswa 4      : “ Yang sabar yah…”
Mahasiswa 3      : “ Kaye soimah aja lu”
Mahasiswa 1      : “ Maka dari itu, gue mau minta bantuan kalian. Please…..”
(Sebuah lagu permohonan kepada orang lain untuk membantunya)
Mahasiswa 2      : “ Sorry, gue gak bisa ikut. Gue juga lagi banyak tugas nih”
Mahasiswa 1      : “ Tadi loe bilang gak ada tugas”
Mahasiswa 2      : “ Kan tadi loe bilang dari pak kardi, gue juga dapet tugas dari pak mail”
Mahasiswa 1      : “ Loe gimana (Nama mahasiswa 4) loe lagi sibuk ga?”
Mahasiswa 4      : “ Maaf, (nama mahasiswa 1) gue juga sama. Gue juga dapet tugas dari  bu minah”
Mahasiswa 1      : “ Gimana sih kalian, katanya sohib, minta bantuan gitu aja susah banget”
(Sebuah lagu putus asa)
Mahasiswa 3      : “ Gue bisa bantu…”
Mahasiswa 1      : “ Yang bener lo? Makasih banget ya. Loe minta apa aja gue kasih dah. Tapi yang murah
                                     aja ya..”
(Sebuah lagu menggambarkan kegembiraan)

Setting 3
Perkampungan kumuh pinggir kota. Kedua orang mahasiswa berjalan.
Mahasiswa 3      : “ Minggu lalu gue udah kontak sama orang sini. Kita boleh nginep disini 4 hari. Jadi loe
                                     Santai aja. Loe bisa lakuin apa aja yang loe mau lakuin.”
Mahasiswa 1      : “ (Tampak 2 orang penduduk melewati mereka)
                                   Permisi pak, tau rumahnya (Nama Bapak Pemulung) gak?”
Penduduk 1        : “ Oh…rumah (bapak pemulung)
                                    Ade tinggal lurus ada perempatan belok kiri”
Mahasiswa 3      : “ Disitu rumahnya?”
Penduduk 2        : “ Bukan, itu rumah dia. Ade jalan lagi belok kiri ada pertigaan belok kanan, disitu
                                     Rumah (bapak pemulung)”
Mahasiswa 1      : “ Makasih ya pak, bu atas informasinya”
Penduduk 1,2    : “ Ya, sama-sama de”
Mahasiswa 3      : “ Ngelawak tuh orang”

Setting 4
(RUMAH BAPAK PEMULUNG)
Mahasiswa 1      : (Terpana melihat rumah bapak pemulung. Kemudian menyanyikan lagu Jika Aku
                                   Menjadi – Melly Goeslow)
Mahasiswa 3      : “ Assalamualaikum”
Anak ke 2            : “ Waalaikumsalam. Ada apa ka?”
Mahasiswa 3      : “ Ada bapaknya de?”
Anak ke 2            : “ Bapak lagi pergi dan pulangnya sore”
Ibu                         : “ Siapa yang datang nak? Oh… iya ada perlu apa ya (Mas/Mba) ?”
Mahasiswa 3      : “ Begini bu, kami dari universitas guna bakti. Kami ingin melakukan penelitian di
                                     Daerah sini. Sebelumnya kami sudah memita izin ke bapak (nama bapak) dan kami
                                     Diperbolehkan menginap selama 4hari disini. Apa boleh bu, kami menginap dirumah
                                     Ibu?
Ibu                         : “Tapi… (Nama Mahasiswa 1 dan 3) bisa lihat keadaan rumah kami”
                                   (Sebuah lagu menggambarkan sesuatu yang jelek dan tidak layak untuk dihuni)
Mahasiswa 1      : “ Tidak apa-apa bu. Sudah syukur kalo ibu dan bapak menerima kami”

Setting 5
(Rumah, malam hari)
Bapak                    : “ Bagaimana de. Rumah bapak jelek”
Mahasiswa 1      : “ Gak pa. malahan kami sangat berterimakasih, bapak mengijinkan kami tinggal disini”
Bapak                    : “ itu bukan apa apa de”
(Ibu datang memawa minum)
Ibu                         : “ ibu heran kenapa kalian mau tinggal disini. Mungkin rumah ade lebih bagus dari
                                     Rumah ibu dan bapak”
Mahasiswa         : “ tidak ko ,bu”
Sulung                  : “ Pak, teteh pulang”
Anak ke 3            : “(Nama anak ke 3) Pulang…….”
Sulung                  : “ itu siapa,pak?”
Bapak                    : “ Gak sopan, beri salam dulu atuh sama (mba/mas)”
Sulung                  : “ Selamat malam”
Anak ke 2            : “ Selamat malam”
Ibu                         : “ Mereka mau nginap dirumah kita”
Anak ke 2            : “ Tapi rumah kita sempit,bu. Mereka mau tidur dimana?”
Bapak                    : “ Mereka tidur dikamar bapak”
Mahasiswa 1      : “ Ga usah repot-repot pak. Kami tidur diruang tamu saja”
Ibu                         : “ Ya sudah pak. Biarkan kalau mereka mau tidur disini”
Bapak                    : “ iya bu. Tapi benar ade mau tidur disini?”
Mahasiswa 3      : “ wah..iya ga apa apa pak”
Ibu                         : “ Sudah malam, semua siap-siap tidur”
Semua                  : “ Iya bu”

Setting 6
(Kedua Mahasiswa ini bersiap-siap tidur)
Mahasiswa 1                      : “ Aduh…Nyamuk sialan”
(Lagu Banyak nyamuk dirumahku)
Mahasiswa 3                      : “ Berisik. Sudah malam, tidur”


Setting 7
(SUDAH PAGI)
Anak ke 4            : “ bapak.. ibu… dede laper”
(Nyanyi juru masak…lagu anak-anak)
Ibu                         : “Ini….”
Anak ke 4            : “ Horrrrrrraaayyyy”
(Mahasiswa 1 dan 3 melihat dari kejauhan)
Mahasiswa 3      : “ Lihat, mereka hanya makan dengan sepotong tempe. Wajah mereka sudah tampak
                                     Gembira”
Mahasiswa 1      : “ Maka dari ini kita harus bersyukur dengan apa yang kita miliki sekarang”
(Nyanyi Alhamdulillah-Amanda)

Setting 8
(KAMPUS)
Mahasiswa 2      : “ Gue penasaran sama nasib (nama mahasiswa 1) sekarang”
Mahasiswa 4      : “ Gimana kalo kita ke kampung tempat mereka tinggal”
Mahasiswa 2      : “ Oke….siapa takut”

Setting 9
(KAMPUNG)
Penduduk 1        : “ (Nama penduduk 2) ati ati dong. Udah tau jalan ga bener. Masih ngebut aja bawa
                                    Ember. Tumpah dah air”
(Nyanyi diobok-obok – Joshua)
Penduduk 2        : “ Udah jangan main air lagi. Kerja-kerja”
(Lagu tentang Kerja – Nyanyi)

Setting 10
(Kedua mahasiswa itu sampai dikampung)
Keduanya terkejut (Nyanyi Lagu Insyaallah – Maher Zain)
Mahasiswa 4      : “ Gue baru tau ada tempat separah ini di Jakarta”
Mahasiswa 2      : “ iya guue juga sama. (Penduduk) boleh Tanya alamat rumah bapak (pemulung)?
Penduduk 1        : “ kayaknya alamatnya salah”
Mahasiswa 4      : “ dasar (nama mahasiswa 1) ngasih alamat palsu”
(Nyanyi alamat palsu. Ayu ting ting)
Penduduk 2        : “ Tapi kami tau rumah bapak (pemulung) itu.
(Nyanyi RT 5 RW 3. 10 – cici faramida)
Mahasiswa 2      : “ oke , makasih”

Setting 11
(Keduanya sampai dirumah bapak pemulung) terlihat (nama mahasiswa 1 dan 3) sedang bermain ampar-ampar pisang. Setelah selesai kedua mahasiswa menghampiri mereka.
Mahasiswa 4      : “ Lagi apa loe?”
Mahasiswa 1      : “ Loh..elo ada disini? Emang mau pada ngapain?”
Mahasiswa 2      : “ gak boleh? Gue bakal balik”
Mahasiswa 3      : “ engga ko, sini masuk”
Mahasiswa 4      : “ Gimana mau masuk, pintunya gede banget. Badan gue sampe ga bisa masuk”
Mahasiswa 1      : “ udah , jangan banyak omong. Masuk aja. Gue kenalin sama yang punya rumah”
(BEBERAPA SAAT KEMUDIAN)
Mahasiswa 4      : “ Kita balik ya, makasih semuanya . assalamualaikum”


Setting 13
(Kedua Mahasiswa itu bersiap-siap untuk pulang)
Mahasiswa 1      : “ Bapak..ibu…kita pamit dulu. Maaf selama ini merepotkan kalian”
Bapak                    : “ engga ko de”
Ibu                         : “ (Nama mahasiswa 1 dan 3) jangan lupakan kami disini”
Mahasiswa 3      : “ kami ga akan ngelupain bapak dan ibu ataupun adik-adik disini, karena kami
                                     Sudah menganggap bapak dan ibu sebagai keluarga baru kami”
(Lagu perpisahan)
Mahasiswa 1      : “ Terimakasih pertolongannya selama ini. (sulung) jaga bapak,ibu dan adik-adikmu ya”
Sulung                  : “ Iya ka. (Nama sulung) akan selalu jaga mereka”
Anak ke 2            : “ kaka jangan lupa main kesini ya”
Anak ke 3            : “ kaka punya kita disini”
Mahasiswa 3      : “ kaka ga bakal lupa sama kalian” (nangis)
Mahasiswa 1      : “Assalamualaikum. Kita pamit…”
Mahasiswa 3      : “ dadah………..”
Lagu Ending ( Lagu Ceria tentang menghargai hidup. Semua dancing)

What Goes Around Comes Around - Justin Timberlake

Hey girl, is he everything you wanted in a man?
You know I gave you the world
You had me in the palm of your hand
So why your love went away
I just can't seem to understand
Thought it was me and you babe
Me and you until the end
But I guess I was wrong


Don't want to think about it
Don't want to talk about it
I'm just so sick about it
Can't believe it's ending this way
Just so confused about it
Feeling the blues about it
I just can't do without ya
Tell me is this fair?


Is this the way it's really going down?
Is this how we say goodbye?
Should've known better when you came around
That you were gonna make me cry
It's breaking my heart to watch you run around
'Cause I know that you're living a lie
That's okay baby 'cause in time you will find...


What goes around, goes around, goes around
Comes all the way back around
What goes around, goes around, goes around
Comes all the way back around
What goes around, goes around, goes around
Comes all the way back around
What goes around, goes around, goes around
Comes all the way back around


Now girl, I remember everything that you claimed
You said that you were moving on now
And maybe I should do the same
Funny thing about that is
I was ready to give you my name
Thought it was me and you, babe
And now, it's all just a shame
And I guess I was wrong


Don't want to think about it
Don't want to talk about it
I'm just so sick about it
Can't believe it's ending this way
Just so confused about it
Feeling the blues about it
I just can't do without ya
Can you tell me is this fair?


Is this the way it's really going down?
Is this how we say goodbye?
Should've known better when you came around (should've known better that you were gonna make me cry)
That you were going to make me cry
Now it's breaking my heart to watch you run around
'Cause I know that you're living a lie
That's okay baby 'cause in time you will find


What goes around, goes around, goes around
Comes all the way back around
What goes around, goes around, goes around
Comes all the way back around
What goes around, goes around, goes around
Comes all the way back around
What goes around, goes around, goes around
Comes all the way back around


What goes around comes around
Yeah
What goes around comes around
You should know that
What goes around comes around
Yeah
What goes around comes around
You should know that


Don't want to think about it (no)
Don't want to talk about it
I'm just so sick about it
Can't believe it's ending this way
Just so confused about it
Feeling the blues about it (yeah)
I just can't do without ya
Tell me is this fair?


Is this the way it's really going down?
Is this how we say goodbye?
Should've known better when you came around (should've known better that you were gonna make me cry)
That you were going to make me cry
Now it's breaking my heart to watch you run around
'Cause I know that you're living a lie
But that's okay baby 'cause in time you will find


What goes around, goes around, goes around
Comes all the way back around
What goes around, goes around, goes around
Comes all the way back around
What goes around, goes around, goes around
Comes all the way back around
What goes around, goes around, goes around
Comes all the way back around


[Comes Around interlude:]


Let me paint this picture for you, baby


You spend your nights alone
And he never comes home
And every time you call him
All you get's a busy tone
I heard you found out
That he's doing to you
What you did to me
Ain't that the way it goes


When you cheated girl
My heart bleeded girl
So it goes without saying that you left me feeling hurt
Just a classic case
A scenario
Tale as old as time
Girl you got what you deserved


And now you want somebody
To cure the lonely nights
You wish you had somebody
That could come and make it right


But girl I ain't somebody with a lot of sympathy
You'll see


(What goes around comes back around)
I thought I told ya, hey
(What goes around comes back around)
I thought I told ya, hey
(What goes around comes back around)
I thought I told ya, hey
(What goes around comes back around)
I thought I told ya, hey


[laughs]
See?
You should've listened to me, baby
Yeah, yeah, yeah, yeah
Because
(What goes around comes back around)
[laughs] 

My Love - Justin Timberlake lyrics

Ain't another woman that can take your spot my-


If I wrote you a symphony,
Just to say how much you mean to me (what would you do?)
If I told you you were beautiful
Would you date me on the regular (tell me, would you?)
Well, baby I've been around the world
But I ain't seen myself another girl (like you)
This ring here represents my heart
But there's just one thing I need from you (say "I do")

[Chorus:]
Yeah, because
I can see us holding hands
Walking on the beach, our toes in the sand
I can see us on the countryside
Sitting on the grass, laying side by side
You could be my baby, let me make you my lady
Girl, you amaze me
Ain't gotta do nothing crazy
See, all I want you to do is be my love
(So don't give away) My love
(So don't give away) My love
(So don't give away) Ain't another woman that can take your spot, my love
(So don't give away) My love
(So don't give away) My love
(So don't give away) Ain't another woman that can take your spot, my love

Ooooh, girl
My love
My love

Now, if I wrote you a love note
And made you smile with every word I wrote (what would you do?)
Would that make you want to change your scene
And wanna be the one on my team (tell me, would you?)
See, what's the point of waiting anymore?
Cause girl I've never been more sure (that baby, it's you)
This ring here represents my heart
And everything that you've been waiting for (just say "I do")

[Chorus:]
Yeah, because
I can see us holding hands
Walking on the beach, our toes in the sand
I can see us on the countryside
Sitting on the grass, laying side by side
You could be my baby, let me make you my lady
Girl, you amaze me
Ain't gotta do nothing crazy
See, all I want you to do is be my love
(So don't give away) My love
(So don't give away) My love
(So don't give away) Ain't another woman that can take your spot, my love
(So don't give away) My love
(So don't give away) My love
(So don't give away) Ain't another woman that can take your spot, my love

Ooooh, girl
My love
My love

[T.I.'s rap:]
Alright it's time to get it JT
I don't know why she hesitates for man
Shorty, cool as a fan
On the new once again
But, still has fan from Peru to Japan
Listen baby, I don't wanna ruin your plan
If you got a man, try to lose him if you can
Cause the girls worldwide throw their hands up high
When they wanna come kick it wit a stand up guy
(Trust me) You don't really wanna let the chance go by
'cause you ain't been seen wit a man so fly
Baby friends so fly I can go fly
Private, cause I handle my B.I.
They call me candle guy, simply because I am on fire
I hate to have to cancel my vacation so you can't deny
I'm patient, but I ain't gonna try
You don't come, I ain't gonna die
Hold up, what you mean, you can't go why?
Me and your boyfriend we ain't no tie
You say you wanna kick it when I ain't so high?
Well, baby it's obvious that I ain't your guy
Ain't gon' lie, I feel your space
But forget your face, I swear I will
St. Bart, St. Bulla anywhere I chill
Just bring wit me a pair, I will

[Chorus:]
I can see us holding hands
Walking on the beach, our toes in the sand
I can see us on the countryside
Sitting on the grass, laying side by side
You could be my baby, let me make you my lady
Girl, you amaze me
Ain't gotta do nothing crazy
See, all I want you to do is be my love
(Love) My love
(Love) My love
(Love) Ain't another woman that can take your spot, my love
(Love) My love
(Love) My love
(Love) Ain't another woman that can take your spot, my love

Ooooh, girl
My love
My love