Selasa, 13 Maret 2012

TEORI MASUK DAN BERKEMBANGNYA AGAMA SERTA KEBUDAYAAN HINDU - BUDDHA KE INDONESIA






Proses masuknya pengaruh India ke Indonesia diperkirakan terjadi sejak abad pertama Masehi. Tentang proses ini , terdapat beberapa pendapat yang saling bertolak belakang dari para ahli sejarah.

Ada pendapat yang menganggap bahwa bangsa Indonesia bersikap pasif dan hanya menerima saja pengarruh budaya yang datang dari India.



Menurut para ahli sejarah yang mendukung pendapat ini, pengaruh budaya India yang masuk ke Indonesia melalui kolonisasi, baik secara langsung maupun tidak langsung dari bangsa India. Para ahli sejarah kemudian mengajukan tiga teori yang menjelaskan bagaimana bangsa India memperkenalkan kebudayaannya kepada Bangsa Indonesia.
Teori-teori tersebut adalah sebagai berikut :

a. Teori Brahmana (J.C.Van Leur)
Menurut teori ini Brahmana India datang ke Indonesia atas undangan para kepala suku setempat. Kaum Brahmana inilah yang menyebarluaskan ajaran agama dan budaya di Indonesia. Budaya yang mereka perkenalkan adalah budaya golongan Brahmana.






b. Teori Ksatria (F.D.K. Bosch)
Menurut teori ini, raja-raja India datang menyerang dan mengalahkan suku-suku di Indonesia.









c. Teori Waisya (N.J.Krom)
Menurut teori ini, pengaruh Hindu - Buddha dibawa dan disebarkan oleh para pedagang India yang singgah di kota-kota Indonesia. Tidak hanya itu, para pedagang India juga berasimilasi dengan penduduk setempat.







Dari ketiga teori tersebut , teori Brahmana memiliki dasar penjelasan paling kuat (J.C Van Leur). Hal ini didasarkan pada fakta-fakta bahwa kekuasaan terbesar dalam agama Hindu dipegang oleh kaum Brahmana.
Kitab Veda hanya boleh dibaca dan diajarkan oleh kaum Brahmana. Kasta lain tidak mungkin dapat menyebarkan ajaran agama Hindu. Tulisan dalam prasasti dan bangunan dalam keagamaan Hindu yang ditemukan di Indonesia berasal dari bahasa Sansekerta yang hanya digunakan oleh kaum Brahmana dalam kitab-kitab Veda dan upacara keagamaan.Oleh karena itu, penyebarluasan  agama Hindu tidak mungkin dilakukan oleh kaum Waisya yang menjadi pedagang.


Proses masuknya agama Buddha ke Indonesia ada yang melalui pendeta agama Buddha (Bikhsu). Para bikhsu itu pergi ke seluruh dunia melalui jalur perdagangan. Dengan tekun para pendeta mengajarkan agama Buddha. Terbentuklah komunitas agama Buddha di berbagai macam daerah. Akhirnya para bikhsu dari India dan dari berbagai macam wilayah saling mengunjungi. Dengan ini, tumbuh seni agama Buddha di Indonesia dan daerah-daerah di Asia Tenggara.
Agama Buddha berbeda dengan agama Hindu. Para Bikhsu agama Buddha diharuskan menyebarkan agama Buddha. Sementara itu, para Brahmana agama Hindu tidak wajib menyebarkan agama Hindu. Agama Hindu pada dasarnya bukanlah agama untuk umum.
Pandangan agama tersebut hanya mungkin dilakukan oleh golongan Brahmana. Para Brahmana diundang oleh raja-raja Indonesia. Mereka menjadi tokoh terhormat dan berpengaruh di kerajaan. Pengaruh mereka ini akhirnya menyebar ke kalangan yang lebih luas.

2 komentar: